Rumus Menghitung Penggunaan Daya Listrik PLN

daya listrik pln

Tagihan listrik biasanya dipengaruhi dengan besarnya daya listrik PLN yang digunakan. Untuk itu penentuan tagihan listrik bisa dilakukan dengan cara menggunakan barang-barang elektronik dengan jumlah daya yang kecil dan penggunaan yang tidak sering. Ada cara yang bisa dilakukan untuk menghitung daya listrik yang dibutuhkan untuk penggunaan masing-masing rumah.

Cara menghitung pemakaian daya listrik PLN

Rumus yang Digunakan

Rumus yang bisa digunakan untuk mengetahui besaran daya listrik adalah dengan mengalikan tegangan yang ada dengan arusnya. Bisa juga menggunakan hitungan perkalian dari volt dan amperenya. Sementara untuk tegangan listrik yang dihasilkan adalah sebesar 220V.

Untuk melakukan cek tagihan listrik, pengguna bisa melakukannya secara daring dengan menggunakan aplikasi maupun website yang bisa kamu cek disini. Sementara aplikasinya bisa didownload secara gratis melalui Playstore maupun Appstore di smartphone masing-masing. Tentunya instruksi yang ada di dalam website maupun aplikasinya mudah untuk diikuti meskipun masih pemula dalam menggunakannya.

Perhitungan Listrik Rumahan

daya listrik plnDalam menghitung daya listrik untuk kebutuhan rumah yang perlu dilakukan adalah menuliskan beberapa peralatan elektronik yang dibutuhkan atau digunakan dalam kesehariannya.

Biasanya ada dua penyebutan yang berbeda untuk konsumsi listrik dalam barang elektroniknya. Penyebutannya bisa berupa Watt dan Ampere. Dengan begitu pengaplikasiannya dengan rumus yang ada akan lebih mudah untuk mengetahui besaran daya yang digunakan.

Untuk mempermudah dalam perhitungannya yang perlu dilakukan adalah menyamakan penyebutan dari setiap barang elektroniknya. Bisa menggunakan penyebutan watt secara keseluruhan atau ampere. Untuk mengonversikan watt ke ampere gunakanlah rumus yang telah disediakan pada poin nomor satu. Jangan lupa untuk mengalikannya dengan jumlah satuan unit barang elektronik yang akan digunakan juga. Perkalian ini akan memberikan gambaran yang lebih nyata atas daya yang akan dihasilkan nantinya.

Setelah penyebutannya sudah sama kemudian tinggal menjumlahkan keseluruhan watt atau ampere yang ada. Langkah akhirnya adalah mengonversikannya menjadi arus listrik dengan menggunakan rumus daya listrik pada poin nomor satu.

Hal yang Perlu Diperhatikan

Penyebab tagihan listrik meningkat adalah daya yang diperlukan dari masing-masing elektroniknya tinggi. Apalagi ditambah dengan satuannya yang banyak dan digunakan dalam waktu yang bersamaan. Untuk itu usahakan menggunakan elektronik yang menggunakan daya rendah untuk menekan tagihan dari listriknya. Dengan begitu Anda bisa memakai listrik tanpa terbebani dengan biaya yang membengkak.

Ada dua jenis pelanggan dalam membayar tagihan listriknya, yaitu pascabayar dan prabayar. Bahkan keduanya ini memiliki cara yang berbeda dalam membayarnya meskipun juga dilakukan secara online. Pelanggan pascabayar biasanya menggunakan listriknya terlebih dahulu barulah kemudian membayarnya di akhir. Sementara prabayar biasanya membayar nominal dahulu barulah menikmati daya listriknya.

Untuk pelanggan pascabayar cara membayar maupun mengecek tagihan secara onlinenya dengan memasukkan ID pelanggan beserta nomor Hp pada isian yang telah disediakan. Kemudian masuk pada laman tagihan dan menunggu tagihannya terlampir dengan sempurna. Barulah lanjutkan proses pembayaran sampai selesai. Jangan takut karena instruksi yang diberikan dalam website maupun aplikasinya sangat jelas.

Kemudian untuk prabayar caranya beda sedikit dari pascabayar. Yang perlu dilakukan adalah memasukkan ID pengguna dan nomor Hp pada kolom yang telah tersedia. Kemudian masukkan jumlah nominal yang diinginkan. Biasanya boleh mengisikan minimal Rp 20.000 dan maksimal Rp 1000.000. Kemudian selesaikan pembayaran dan ikuti langkah yang telah disediakan.

Itulah beberapa hal terkait daya listrik PLN yang perlu diketahui oleh pengguna listrik.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *